MATAN

Habib Husein Jafar Al Hadar, Tasawuf adalah aktualisasi Ihsan

Pekalongan, MATAN menggelar diskusi tasawuf di kalangan pemuda pekalongan, bertempat di Grand Keisha Resto & Caffe, Medono Selasa (29 Agustus) Malam. Kegiatan ini sekaligus untuk menyemarakkan perhelatan Muktamar Sufi Internasional yang digelar di Pekalongan dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Habib Husein Jafar Al Hadar menjadi pembicara utama dalam kegiatan bertajuk Milenial Bertasawuf, Why Not, magnet pendakwah milenial yang memiliki jutaan follower ini begitu besar, acara yang tadinya hanya untuk kalangan terbatas maksimal 200 orang, membludak hingga mencapai 2000 an.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Husen Jafar Al Hadar mengajak para generasi muda untuk mulai belajar dan mengenal tasawuf, yang merupakan aktualisasi daripada ihsan dalam beragama. “Seringkali tasawuf dilupakan, tasawuf itu adalah hasil daripada pokok bangunan agama yang paling tidak populer yaitu ihsan” tutur habib yang hampir tidak pernah terlihat memakai jubah ketika berkumpul dengan milenial ini. Dirinya melanjutkan untuk para milenial agar supaya berusaha meluruskan niat dengan mencari ilmu dan keberkahan.

“Disaat para ulama sufi dunia berkumpul, kok malah kesini. Habib Luthfi itu wali kutub, kalian malah datang ke cara wali youtub. Kita semua niatkan untuk ngalab berkah dari Habib Luthfi dan hadirnya mereka (ulama sufi). Jadi membludag, kalo bukan acara orang islam sudah dibubarkan” kelakarnya disambut tertawa yang hadir.

Praktik daripada Ihsan adalah Tasawuf

Habib Husen Jafar menyampaikan pokok agama itu ada tiga, iman islam ihsan adapun yang populer hanya iman dan islam saja “Ihsan itu beribadahlah kamu, dengan kesadaran betul betul bahwa Allah melihat kita, Problem kita adalah hilangnya aspek ihsan dalam diri.

“Iman itu seringkali kokoh di depan banyak orang tapi lemah dan hangus ketika kita dalam kesendirian” jelasnya. Kata Sayyidina Ali ibn abi Thalib, lanjut dia, berhati – hatilah kamu dalam kesendirian, jika di depan orang kita sering cosplay jadi orang yang beriman.

Rencana nya acara dakwah tasawuf matan kepada para pemuda semacam ini akan diagendakan untuk digelar di seluruh Indonesia, Habib Husein Jafar Al Hadar dan Gus Hasan Chabibie Ketua Umum Matan Pusat bersedia untuk bersama dalam mendakwahkan tasawuf kepada generasi muda milenial sebagai bagian daripada bentuk khidmah kepada masayikh Jamiyyah Ahlith Thariqah dan berujung pada niat untuk mengaktualisasikan niat berkhidmah kepada Rasulullah SAW.

Bagikan:

Iklan