Kuatkan Sinergi di Masa Pandemi, MATAN Jateng Gelar Koordinasi Online

Pengurus Wilayah (PW) Mahasiswa Ahlith Thariqoh Al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (MATAN) Jawa Tengah perkuat sinergi organisasi dengan menggelar koordinasi, Jumat (11/06/2021). Kegiatan ini digelar secara online melalui google meet mengingat pandemi Covid-19 yang masih merebak. Koordinasi online tersebut dihadiri oleh perwakilan Pengurus Cabang dan Komisariat MATAN se-Jawa Tengah. Hadir pula Plt Ketua Pengurus Pusat (PP) MATAN, Dr Muhammad Hasan Chabibie dan Sekjend PP MATAN, Abdul Rasyid.

Gus Hasan selaku Plt Ketua PP MATAN mengapresiasi kegiatan ini. Dirinya berpesan agar PW MATAN Jawa Tengah menjaga komunikasi antara pengurus internal, cabang hingga komisariat.

“Selama pandemi ini, kegiatan banyak yang melandai hampir di seluruh organisasi. Walaupun demikian, komunikasi antara pengurus harus selalu dijaga. Koordinasi tatap maya seperti ini sangat dibutuhkan agar semangat berorganisasi tidak memudar,” katanya.

Selain itu ia juga mengingatkan agar aktivitas rutin di setiap cabang tetap berjalan. Kegiatan dapat disesuikan dengan kondisi pandemi seperti saat ini. Jika memerlukan kegiatan tatap muka, misalnya sowan ke para guru dan masyayikh,  maka kegiatan harus mematuhi protokol kesehatan.

“Aktivitas organisasi harus tetap berjalan agar tidak kehilangan pergerakan lahir dan batin. Kita hanya berganti medium saja, dari medium fisik ke digital, menunggu sampai situasi aman. Bukan apa-apa, ini semua kita lakukan demi menjaga masyayikh yang sudah sepuh. Walapun kegiatannya online, namun tetap mampu mengikat tali silaturahim kita,” ujarnya.

Di penghujung acara, koordinasi online dilanjutkan dengan membahas legalitas organisasi. Diskusi ini dimoderatori langsung oleh Sekretaris PW MATAN Jawa Tengah, M Mirza Rofiq dengan narasumber Sekjend PP MATAN, Abdul Rasyid.

Ketua PW MATAN Jawa Tengah, Dr M Sakir berharap koordinasi online ini dapat berjalan secara rutin setiap bulannya.

“Kami berharap koordinasi semacam ini bisa berjalan rutin setiap bulan, sehingga masalah-masalah yang ada di organisasi dapat diselesaikan bersama walaupun tidak melalui tatap muka,” harapnya.

Editor: Risma Savhira