RIHLAH ILMIYAH DAN AMALIYAH PC MATAN SIDRAP

(Bagian 1)

Syekh Muhammad Rusmin Al-Fajri, SE., MM. (pimpinan majelis Fatihiyyah Haqqani) menerangkan, bahwa dalam rangka meneguhkan kembali ajaran dan amaliyah tasawuf di tengah masyarakat, PC MATAN Sidrap bekerjasama dengan Majelis Fatihiyyah Haqqani (Zawiyah Naqsyabandiyah Haqqaniyah) dan Pondok Pesantren AL-ANSHAR Bacu-Bacue telah mengadakan kegiatan Rihlah Ilmiyah dan Amaliyah pada tgl. 4-5 Januari 2021 di tiga tempat yang berbeda di kabupaten Sidrap.

Kegiatan Rihlah Ilmiyah dan Amaliyah ini menghadirkan Habib Haedar bin Usman Al-Hamid. Beliau adalah salah seorang murid dari Habib Umar bin Hafidz (Tarim, Hadramaut). Saat ini beliau menjadi pengasuh Majelis Al-Hasan Makassar.

Agenda pertama Rihlah Ilmiyah dan Amaliyah adalah menziarahi makam Syekh Abdul Rahman (Syekh Bojo) dan Sayyid Hasan bin Abdullah bin Abu Bakar Al-Hamid. Makam keduanya terletak di kompleks makam Syekh Bojo, Desa Allakuang, kec. MaritengngaE. Ziarah dilakukan pada hari senin sore, 4 Januari 2020. Syekh Bojo adalah penyebar islam di daerah Sidrap, beliaulah yang mengislamkan Addatuang (Raja) Sidenreng dan mendirikan masjid pertama di sana. Sedangkan Sayyid Hasan adalah seorang mufti Sidenreng yang terkenal kealiman dan keshalihannya. Ziarah ini bertujuan agar bisa meneladani pribadi dan perjuangan dakwah mereka, di samping tentunya untuk mengharapkan keberkahan dari mereka.

Syekh Rusmin melanjutkan penjelasannya. Setelah itu, agenda selanjutnya adalah pengajian / kajian umum bersama dengan masyarakat yang dilaksanakan di masjid Tua JerraE. Kajian disampaikan oleh Habib Haedar bin Usman Al-Hamid. Beberapa point penting yang beliau sampaikan adalah:

  1. Pentingnya memanfaatkan waktu antara maghrib dan isya untuk beribadah (shalat sunnah, dzikir, shalawat, baca Quran, dsb) karena waktu tersebut merupakan salah waktu yang penuh kemuliaan.
  2. Syarat untuk dikabulkannya sebuah doa

Membaca Shalawat

Makanan yang masuk ke mulut berasal dari penghasilan yang halal

Menghadirkan hati dalam berdoa

3. Ismul A’zham (Nama Allah yang agung) menjadi password dikabulkan doa adalah Ya Hayyu Ya Qayyum. Diucapkan 3 kali pada saat berdoa.