Pemuda “Mengaji Tarekat”

Semangat kepemudaan menyambut maulid nabi senantiasa bergelora bagi kader-kader MATAN dengan membentuk majelis Khidmah mahabbah al-Rasul, karena mencintai nabi adalah kewajiban kedua setelah cinta kepada pemilik alam semesta Allah swt. Selaku umat dari nabi Muhammad saw., seyogyanya menghidupkan tradisi-tradisi keilmuan yang diwarisi oleh para ulama dan masyaikh tarekat senantiasa dihidupkan.

Sahabat-sahabat MATAN Pinrang selama dua malam berturut-turut menghadirkan masyaikh tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf. Hari Kamis tanggal 22 Oktober 2020 pukul 20.00 di Posasiq Pustaka berlangsung majelis hikmah yang disampaikan oleh Syekh Sayyid Abdul Malik As-Segaf Puang ramma dari Kab. Pangkep, dengan pengarah kegiatan Ust. Abd. Rahim Hadi, M. Pd. Antusias jamaah terlihat dengan khusyu mendengar nasehat agama dan bimbingan spiritual tarekat khas Khalwatiyah Syekh Yusuf.

Hari Jumat, tanggal 23 Oktober 2020 pukul 20.00 Wita menghadirkan Syekh Imran Abdillah dari Kota Makassar. Pendalaman konsep amalan dijelaskan secara terperinci, dengan aspek kajian korelasi antara amalan kefardhuan, Isra’ mi’raj, manusia dan perjalanan keruhanian. Ada 3 hal yang perlu diketahui yang pertama ilmu pengetahuan, ilmu pemahaman dan ilmu paham. Ketiga hal ini wajib diketahui agar kita kaffah.  Ilmu pengetahuan kaidah ilmu syar’i atau kaidah dzahir, dan ilmu pemahaman kaidah ilmu ushuluddin sedang ilmu faham kaidahnya ilmu tasawuf atau hakikat-hakikat kebenaran. Majelis semakin berkesan, setelah ust. Haris Ali, S. Pd., membuka sesen tanya jawab dari segenap jamaah yang hadir, dan mengakhiri acara dengan kalam hikmah:

“Kalau tidak bisa meningkatkan ibadahmu, cukup kurangi keburukanmu.”

Keterlibatan pemuda dan masyaikh tarekat merupakan napak tilas perjuangan dakwah rasulullah Muhammad saw. yang senantiasa dibaca pada majelis-majelis maulid nabi dan terekam dalam sirah nabawiyah. Pemuda tarekat adalah melanggengkan zikir dan menghidupkan warisan ilmu keIslaman, berkhidmah pada masyaikh dan juga negara. Menyongsong peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020, Pemuda tarekat mengambil peran dalam pembinaan kemaslahatan umat dalam bingkai kebangsaan.