Menyambut Maulid Rasul

Malam ke 2 Rabiul Awal menjadi momentum khusus sahabat-sahabat PC. MATAN Pinrang dalam mensyiarkan kegembiraan menyambut maulid nabi, hujan rahmat yang begitu deras bukan menjadi penghalang tertundanya kegiatan pembacaan ratib dan diskusi, bertepatan tanggal 18 Oktober 2020 pukul 20.00 Wita, di Jalan Macan 3 pusat daerah perkotaan Pinrang. Sahabat-sahabat PC. MATAN Pinrang yang hadir dari kalangan perwakilan tarekat Alawiyah, Khalwatiyah Syekh Yusuf, dan Muhammadiyah.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ratib oleh Sahabat Abd. Rahim Hadi, MA. bersama dengan majelis ratib Ar-Rahimiyah MATAN, kemudian ditutup dengan doa oleh Sahabat Ansar. Diakhir kegiatan diselingi dengan diskusi seputar fadilah bersalawat di bulan Rabiul Awal, kemuliaan zuriyat rasul dan sejarah Islam di Kota Pinrang.

Perwakilan tarekat Alawiyah, sahabat Ansar menyampaikan; “menjadi tradisi bagi para pecinta Rasul saw. selama bulan maulid menampakkan kegimbaraan dan kecintaan kepada rasulullah saw. adalah wajib dengan membuat atau menghadiri majelis cinta rasul dan zuriyatnya.”

Perwakilan tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf, ust. Abd. Rahim Hadi menuturkan; “bagi pelaku suluk yang memendam kerinduan kepada rasulullah Muhammad saw dapat diiistilahkan Rindu-ta’, penambahan imbuhan ta’ meminjam istilah lokal khas daerah Sulawesi Selatan sebagai keterwakilan umat nabi Muhammad saw. Rinduta’ maksudnya, kami sangat rindu kepadamu ya habiballah.”

Dari tarekat Muhammadiyah, Hardianto menceritakan ketinggan akhlak Rasulullah saw. dengan segala keagungan yang dimilikinya, menjadikan umatnya semakin cinta dan merindu setiap saat, sehingga salah satu obat meredam kerinduan kepada nabi ialah dengan membiasakan membaca salawat, menghidupkan sunnah-sunnahnya.

Jika ditelisik lebih jauh, sesuai pesan masyaikh, Setiap pesuluk wajib hukumnya dalam sehari semalam menyambungkan energi kepada rasulullah saw. untuk memperoleh rahmat Allah swt dan syafaat rasulullah saw. Sollallahu ‘ala Muhammad.

Subhan Syuaib

(Tim Media PC. MATAN Pinrang)