Awali Tahun Ajaran Baru, PK MATAN UINSA Surabaya Gelar Ngaji Kitab Tajul Arusy

Setelah sekian lama libur semester genap, Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (PK MATAN) UIN Sunan Ampel Surabaya kembali mengadakan kajian rutin, yakni mengaji kitab “Tajul Arusy” karya Syaikh Ibnu Athoillah al-Askandari pada Rabu Sore (30/09/20).

Kajian yang biasanya dilaksanakan setiap hari rabu sore ini, untuk kali ini diadakan dengan model berbeda, yaitu dengan dua model sekaligus secara offline dan online. Online melalui Aplikasi Zoom, sedangkan offline bertempat di Pondok Pesantren Al-Jawi Surabaya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Pengajian ini diisi oleh Dr (Cand). KH. Moh.Yardho, M. Th.I selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Jawi sekaligus pembina PK MATAN UIN Sunan Ampel Surabaya, dan juga diikuti oleh para pengurus, anggota, serta muhibbin MATAN dari berbagai daerah.

Seperti biasanya sebelum ngaji dimulai, pembacaan Sholawat Thoriqiyyah terlebih dahulu, serta mendo’akan untuk para alim ulama’, mursyid, serta seluruh pendiri dan anggota JATMAN maupun MATAN.

Selanjutnya Kyai Yardho memberikan penjelasan bahwa, “dzikir dapat membersihkan hati yang kotor, dan juga sowan atau silaturrahim ke ndalem atau rumah ulama itu bisa membersihkan hati.” Jelasnya.

“Apa yang dikehendaki Allah itu belum tentu diridhoi oleh Allah, apa yang terjadi belum tentu diridhoi Allah, sekalipun itu baik, apalagi buruk.” Imbuhnya.

Dosen UINSA ini menambahkan bahwasanya, “mengajak orang kebaikan itu harus benar-benar karena Allah, tidak boleh berniat agar punya pengikut banyak, bisa disowani, dan sejenisnya.” Tambahnya.

“Salah satu fungsi akal adalah untuk mengingat Allah, bukan untuk mengabdi kepada manusia.” Pungkasnya.

(Alvin Jauhari/Surabaya)