Ngopi Shufi MATAN Lampung Timur : “Intergrasi dan Interkoneksi Dalam Konsep Kecerdasan Manusia”

Kegiatan pertemuan MATAN di Lampung Timur atau Ngopi Shufi, di selenggarakan pada tanggal Minggu 30 Agustus 2020 berada di kediaman KH. Muhammad Khusnan Hadi pengasuh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pada kesempatan ngopi shufi  kali ini mengusung bertema Ngobahne Pikir Supoyo Fikiran Mantab Marang Pangeran. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gus Abu Munawar Sidiq sekalu ketua MATAN Lampung Timur dan KH. Muhammad Khusnan Hadi selaku pengasuh pesantren Darul Ma’arif.

Ngopi MATAN Lampung Timur kali ini di hadiri kurang lebih 25 Anggota MATAN. Gus Abu Munawar Sidiq dalam hal ini memberikan sambutan dan menyampaikan kepada kader-kader MATAN bahwa “ Kedepan MATAN diharpkan tetap bisa eksis dan Jaya dengan cara silahturahmi dan mempererat hubungan MATAN dengan Jatman”. Selain itu ia juga menyampaikan “ pemberdayaan ekonomi khususunya kader MATAN harus digalakan lagi untuk bisa mandiri dalam sektor perekonomian”. Hal ini mengacu pada kondisi dan lingkungan yang heterogen dalam membangun usaha. Sehingga ia menekankan harus ada persatuan dalam visi dan misi dalam mengembangkan MATAN di Lampung Timur.

Selanjutnya, KH. Muhammad Khusnan Hadi selaku Rois Majelis Ifta’wal Irsyad Idharoh Syu’biyah Jatman Lampung Timur. Dalam acara ini beliau menyampaikan penjelasan mengenai kethoreqohan. Beliau menyampaikan bahwa thoreqoh adalah proses jalan dalam membersihkan hati setiap manusia. yakni dengan cara memperbanyak membaca zhikir kepada Allah swt seperti perbanyak membaca Laa Iilla haa illlah.” Selain itu, beliau juga menambahkan perbanyak riyadhoh dengan cara perbanyak membaca Allah, Allah, Allah setiap hari .  Sehingga dapat disimpulkan bahwa thoreqoh adalah sebuah proses pensucian diri dalam tasawuf yang mempunyai  sanad yang jelas sampai rasulullah swt. Dalam konteks ini, manusia  yang tidak luput dengan dosa dan juga kesalahan baik dalam hubungan horizontal ( kepada manusia ) maupun hubungan vertikal ( kepada Allah swt. Sudah seyogyanya kita untuk memperbanyak zhikir dan mujahadah kepada Allah swt. Supaya kesalahan yang telah dilakukan didunia dapat di ampuni oleh Allah swt.

Kemudian, KH. Tamzyis salah satu Tkatib JATMAN Lampung Timur. Beliau juga  Manambahkan konsep kecerdasan dalam kehidupan manusia. ia membagi tiga konsep kecerdasan manusia. Seperti cerdas emosional, cerdas emosional dan cerdas spiritual.

Sehingga dalam ini, dapat diambil garis besar bahwa dengan adanya thoreqoh di  MATAN dan umumnya di dalam masyarakat dan pemuda, dapat menjadi sebuah spirit ( semangat ) dalam menjalankan kegiatan, pekerjaan dan ibadah demi mewujudkan generasi yang lebih berkompeten dalam berbagai aspek bidang.

Dengan demikian, tidak hanya sebatas intelektual, dan emosional saja, namun juga cerdas spiritual harus di tanamkan sejak dini. Sehingga  Intergrasi dan interkoneksi ke-tiga dimensi keceradaasan inilah yang menjadi kunci dalam mencetak generasi penerus bangsa yang bertujuan untuk mengisi kemerdekaan dan memajukan Indonesia yang lebih baik. Tidak hanya sebatas kemajuan dalam ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, dan pembangunan saja. Namaun juga kemajuan dalam khzanah keislaman dan amaliyah thoreqoh khususnya anggota MATAN dan umumnya masyarakat Indonesia.