MATAN UINSA Gelar Halal Bi Halal Secara Daring

Keterbatasan untuk berkumpul di tengah pandemi COVID-19 tidak menghalangi untuk bisa tetap bersilaturrahim dan halal bi halal. Pengurus Komisariat Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar acara Halal Bi Halal secara virtual atau daring melalui Aplikasi Zoom.


Acara yang diselenggarakan pada Selasa, 18 Syawwal 1441 H /09 Juni 2020 diikuti oleh sejumlah kader MATAN tidak hanya dari UIN Sunan Ampel Surabaya saja, tetapi juga ikut hadir tamu undangan dari berbagai Komisariat MATAN Se-Indonesia. Juga turut hadir sejumlah pengurus MATAN dari pusat, wilayah, hingga cabang. Acara Halal Bi Halal Virtual kali ini mengangkat tema “Menumbuhkan Semangat Spiritual di Tengah Pandemi.”

Pamflet Kegiatan


Gus Fillah selaku Ketua PC MATAN Kota Surabaya mengatakan dalam sambutannya “Mengapresiasi acara yang digelar oleh Komisariat UINSA yang sangat bermanfaat ini dalam rangka dakwah memasyarakatkan tarekat. Sesuai jargon MATAN Surabaya, Mencerdaskan Akal dan Memuliakan Hati. Kecerdasan akal harus diimbangi dengan memiliki spiritual yang baik. Keduanya harus seimbang.”


Kemudian Mauidzotul Hasanah disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat MATAN Indonesia, Gus H. Hasan Habibie, S. T, M. Si., ” MATAN tidak hanya untuk kalangan mahasiswa saja, tetapi untuk siapa saja yang memiliki kecintaan kepada para Mursyid dan Masyayikh. Disaat hedonisme dan permasalahan yang dialami oleh para Pemuda saat ini. Maka solusi yang paling ampuh adalah tasawuf. Tasawuf menjadi titik temu dan solusi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dialami para pemuda saat ini. Tinggal bagaimana kita mengolah cara penyampaian agar bisa diterima oleh banyak kalangan.” Ujarnya.


“Kesuksesan dakwah bisa tercapai seberapa pintar kita dalam melihat konteks. MATAN memiliki perbedaan dengan organisasi lain. Hanya di MATAN lah bisa ditemukan pembacaan Sholawat Thoriqiyyah. MATAN memiliki aurad atau wirid tersendiri untuk menjaga hati. Sesuai harapan Habib Luthfi dari kader MATAN kelak ada yang bisa menjadi Mursyid.” Imbuhnya.

Dokumentasi kegiatan


Gus Habibie yang juga Plt Ketua Pusat Data dan Informasi Kemendikbud RI menyampaikan, “ditengah pandemi ini, ini menjadi momentum untuk kita berkholwat dan tirakat sejenak. Momentum untuk refleksi diri. Apa yang dibanggakan selama ini, adanya pandemi mengharuskan untuk berhenti.”

Selain itu, juga turut memberikan Mauidzotul Hasanah KH. Moh. Yardho selaku Pembina PK MATAN UIN Sunan Ampel Surabaya, “hadirnya MATAN adalah untuk mengembalikan sejatinya Islam. Sejatinya Islam adalah ya Tasawuf itu. Apa yang kita lakukan dan kerjakan tidak ada yang sia-sia, semua pasti akan kembali ke diri masing-masing.”


Kemudian acara Halal Bi Halal diakhiri dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Gus Ghozi Ubaidillah (Pengasuh PP. Tahsinul Akhlaq Bahrul Ulum Rangkah Surabaya dan Pengurus PC RMI-NU Kota Surabaya).
Semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungi MATAN, serta MATAN semakin sukses dan maju. Aminn
Wallahu A’lam.

Kontributor : Muhammad Alvin Jauhari (Ketua PK MATAN UIN Sunan Ampel Surabaya, Mahasiswa Hubungan Internasional UIN Sunan Ampel Surabaya dan Santri Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya)