INI sejarah MATAN Sulsel

Mahasiswa Ahlith Thariqah al-Muktbarah al-Nahdliyah selanjutnya disingkat MATAN, adalah organisasi kemahasiswaan, kepemudaan dan kemasyarakatan yang konsen di bidang pengasahan spiritual melalui amaliah kesufian yang diperaktekkan dalam system kethariqahan.

Dari segi struktural MATAN sebagai lajnah (bagian internal dari) dari Jamiyah Ahlit Thariqah al-Muktabarah al-Nahdliyah (JATMAN) salah satu Badan Otonom (Banom) Nadlhatul Ulama (NU).

JATMAN didirikan pada tanggal 20 Rabiul Awal 1377 H atau 10 Oktober 1957 dn pengurus Jatman terutama sejak didirikan didominasi para mursyid, Masyayikh, para sesepuh ahlit tarekah demikan seterusnya yg dlm perkembangannya maka diwacakan perlunya pemuda2 tarekat turut serta di dalamnya.

Dgn begitu maka wacana ttg MATAN mulai bergulir tahun 1990-an, kemudian secara resmi MATAN dideklarasikan tgl 10-14 Januari 2012/16-20 Shafar 1433 bersamaan Muktamar XI JATMAN NU di Pondok Pesantren al-Munawariyah Malang Jawa Timur.

Matan Di Muktamar XI Jatman

Amanat Muktamar JATMAN XI antaralain adalah Puang Makka sebagai Rais Sadis JATMAN saat itu (skr Rais Awwal) diberi Mandat untuk membentuk Idarah Wustha JATMAN dan MATAN di seluruh propinsi untuk bagian Indonesia Timur, dan dengan mandat tersebut maka Jatman NU dan MATAN di Sulawesi Selatan tlah dibentuk/di SK-kan sejak bulan Desember 2012 dan kemudian pengurusnya dilantik pada tanggal 1 Juni 2013 di Mesjid Raya Makassar.

Dr. H. Abd Kadir Ahmad (skr prof) dilantik sbg mudir atau ketua Jatman Sulsel satu itu dan Mahmud Suyuti dilantik sbg ketua MATAN. Pada pelantikan tersebut dihadiri ribuan jamaah tarekat dari berbagai provinsi dan warga nahdliyin.

Pimpinan Pusat yang hadir saat pelatikan Jatman-matan Sulsel mewakili Rais Am Maulana Habib Luthfi bin Yahya adalah Prof. Dr. Abdul Hadi, hadir pula Mudir Am-K.H. Mukti Nurhadi (alm), Wakil Sekjend-K.H. Masroni, dan beberapa rombongan dari kalangan habaib, beserta Ketua Pimpinan Pusat MATAN, Dr. H. Hamdani Muin, Lc, MA (alm).

Dua minggu setelah pelantikan Jatman-Matan Sulsel, tepatnya tanggal 15-16 Juni 2013 dilaksanakan Rapat Kerja (Raker) di Aula Baruga Syekh Yusuf Balai Diklat Kemenag Kota Makassar. Dalam raker tersebut ditetapkan beberapa Rencana Strategis (Renstra) antara lain mengakomodir sejumlah tarekat Muktabarah untuk saling bersinergi, secara bersama dn bersatu mengawal dn mengembankan tarekat di daerah ini.

Khusus MATAN, program kerja utama awal periode adalah intensipkan kajian
rutin tentang tasawuf dan telah berlangsung setiap hari sabtu malam mulai jam 22.00 sejak 13 Juli 2013, bertempat di sekretariat Idarah Wustha-KopiNU Jalan Landak No. 38 Makassar dengan tema kajian, Peran Sufi dalam penyebaran Islam di Sulsel, nara Sumber, Dr. H. Abd. Kadir Ahmad.

Sabtu, 20 Juli 2013, bertempat di Rumah Ir. Aziz Margiyanto, Jalan Emin Sailan III Komplek Tamas dengan tema kajian Posisi Nur Muhammad dan Tuhan dalam Perspektif tasawuf, nara sumber Dr. K.M. Syekh Syibli Sahabuddin.

Sabtu, 27 Juli 2013, bertempat di rumah Dr. H. Ambo Ala, Komplek Mangasa Permai dengan tema kajian Urgensi Zikir dan Aplikasinya dalam dunia Tasawuf, nara sumber Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka

Sabtu, 3 Agustus 2013 di rumah Dr. H. Abd Kadir Ahmad, komplek perumdos UMI Recing Centre dengan tema Hablun minalllah wa hablun minannas dalam tinjauan tasawuf, nara sumber Syekh Sahib Sultan Karaeng Nompo.

Demikian seterusnya setiap sabtu diadakan kajian tentang tasauf dengan menghadirkan aktivitis MATAN dan jamaah tarekat al-Muktabarah dengan mengundang para masyayikh sebagai nara sumber.

Memasuki Ramadhan 2014 kajian tetap berjalan diikuti aktivitis MATAN dan mengikutsertakan sebagian pengurus MATAN untuk Suluk di Parangloe Gowa yang dilaksanakan Jamiyah Khalwatiyah.

Tahun 2015, MATAN Sulawesi Selatan, telah menerbitan bulletin jumatan dengan tema-tema tasawuf. Buletin edisi Syaban, berjudul Spirit Syaban dalam Konsep tasawuf. Buletin Ramadan, Puasa Bathin dan Implementasinya terhadap Kesalehan.

Buletin Lanjutan, Terminologi Ramadan dalam kaitannya dengan Nur Muhammad. Edisi Syawal, Konsep Zikir La Ilaha Illallah dalam Tulisan Syekh Sayyid Jamaluddin Assegaf Puang Ramma dn uletin-buletin lainnya dengan tema tasawuf yang diterbitkan, didistribukan ke berbagai masjid dengan gratis.

Tahun 2016 kegiatan lebih banyak difokuskan pada pengabdian terhadap masyayikh masing-masing dan berpartisipati aktif dalam berbagai ketarekahan yang dilaksanakan oleh mursyid.

Selain itu, MATAN Sulawesi Selatan berpartisipasi aktif dan ikut serta untuk kegiatan PP MATAN, antara lain Mahmud Suyuti, Amin Sahib dan Densi mengikuti suluk MATAN tingkat Nasional di Gunung Fatih tahun 2014. Selanjutnya Mahmud Suyuti dan Abd. Rauf Tera mengikuti workshop TOT MATAN di Cisarua Bogor tahun 2015.

Mengikuti kegiatan JATMAN Musyawarah Besar Ulama, 25-28 Juli 2015 di Balikpapan, mengikuti acara yang sama, Multaqa Sufi Internasional, tanggal 21-25 Nopember 2015 di Malang dan berbagai kegiatan/acara katerekahan.

Memasuki pertengahan tahun 2016 atas nama MATAN Sulsel Habib Puang Makka dan Mahmud Suyuti diundang sbg nara sumber workshop MATAN tentang pengayaan kurikulum Aswaja di Universitas Jember. Yang mengundang wkt itu Ketua MATAN Jember sekalihus Dekan Fak Hukum Univ Jember, Dr Nurul Gufran yg sekarang anggota KPK

Puncaknya MATAN dan JATMAN Sulsel semingguan pada Konferensi Ulama Thariqah sedunia tanggal 25-29 Juli 2016 di Convention Hall Pekalongan dan di Kansuz Shalawat, oleh Ketua Umum PP MATAN alm Dr Hamdani mengintruksikan ke semua PW dan PC MATAN se-Indonesia untuk melaksanakan pengkaderan yang disebut Suluk. Saat itulah disusun dan diterbitkan SOP pedoman pengkaderan MATAN.

Tahun 2017, tepatnya Jumat-Ahad/28-30 Juli 2017 dilaksanakan Suluk pertama. Pengkaderan MATAN se-Sulsel pertama kali itu diinisiasi Syekh Aris dan ditempatkan di Zawiyahnya, Kampung Tiu, area hutan belantara tidak ada akses jalan terletak di Dusun Sentosa Desa Lekopancing Kec. Tanralili Maros.

Suluk MATAN pertama atau Sultan-1 angkatan 1 (suluk1,2) sebagai awal kesuksesan pengkaderan MATAN krn dihadiri langsung Ketua Umum PP alm Dr Hamdani dan Mudir Jatman Sulsel H. Kadir Ahmad dan masyayikh se-Sulsel Habib Puang Makka, Syekh Sahib Sultan Krg Nompo, Syekh Puang Rukka, Syekh KH Baharuddin, Dr. Ruslan, Dr. Ilham Saleh, Syekh Abd Malik Assegaf, Syekh Hamzah Fath, Syekh Irsan, Sahar Mayang dan selainnya tidak sempat disebut satu persatu.

Suluk-1,1 di Tanralili Maros dengn jumlah peserta suluk yg terdaftar sebanyak 102 orang dan dinyatakan lulus 86 orang bersamaan dgn dilantiknya pengurus Matan Cabang Makassar, Ketua Harun al-Rasyid. PC MATAN Maros, Syekh Abd Aris. PC MATAN Pinrang, Hardianto dan Karateker PC MATAN Gowa, Anshar Saud.

Suluk-1,2 oleh PC MATAN Makassar tanggal 20-22/10/2017 (Jumat-Ahad) di Benteng Somba Opu dgn jumlah peserta 42 orang, bersamaan dengan dilantiknya Pengurus MATAN Komisariat, UNHAS, UIN dan UIM.

Suluk-1,3 oleh PC MATAN Makassar tanggal 27-29 Juli 2018 (Jumat Ahad) di Rusunawa kampus UIM Makassar dengan jumlah 28 peserta.

Suluk PC MATAN Pinrang tanggal 10-12/08/2018 (Jumat-Ahad) di Villa Suppa Pinrang dengan jumlah 29 peserta bersamaan dgn Pelantikan PC MATAN Parepare.

Suluk-1,4 PC Karateker Gowa di tanggal 14-16/09/2018 di Mesjid Syekh Yusuf Lakiung Gowa dengan jumlah 7 peserta

Suluk-1,5 PC MATAN Parepare tanggal 07-09/12/2018 di Aula Kemenag Kota Parepare dengan jumlah peserta 51 orang

Kegiatan silaturrahim Masyayikh tanggal 7 pebruari 2019 di pesantren Al Fakhriyah yg dihadiri Sekjen PP MATAN, gus iid dirangkaikan dengan Pelantikan Ketua Korwil MATAN Sulselbar, Ketua H. Anwar Abubakar. Dilantik pula ketua PAW Matan mks Syekh Rusmin melanjutkan kepemimpinan Harun Al Rasyid.

Setelah dilantiknya Korwil Sulselbar maka PC MATAN Mamuju melaksanakan Suluk tanggal 8-10 Februari 2019 dgn jumlah peserta 52 orang. Selanjutnya tanggal 2-4 Agustus di Mesjid At Taubah Campalagian jumlah peserta Suluk sebanyak 87 orang dan kader Suluk MATAN di Pasang Kayu 124 orang peserta.

Suluk angk II PC MATAN Pinrang tanggal 04-06 Maret 2019 (Senin-Rabu) di Pesantren Mazráatul Akhirat Pinrang dengan jumlah 32 peserta

Suluk angk II PC MATAN Parepare, tanggal 22-24 Maret 2019 (Jumat-Sabtu) di Gedung Kwarda Pramuka Kota Parepare, jumlah peserta 78 orang.

Suluk PC MATAN Lutra 31 Maret-02 April 2019 di pesantren al-Falah Bonebone jumlah peserta 31 orang sekaligus Pelantikan Pc MATAN Luwu Utara, ketua Syamsul Mahmud

Suluk PC MATAN Makassar tanggal 19-21 April 2019 di Mesjid Nurul Mahasin Caddika Bulurokeng, jumlah peserta terdaftar 112 orang dan lulus 12 orang.

Suluk PC. MATAN Soppeng, 12-14/07/2019 (Jumat-Ahad) di Pesantren Sirathal Mustaqim desa Lompulle Ke Ganra dgn 46 peserta sekaligus pelantikan pengurus, Ketua Ahmad Wardiman.

Suluk PC. Bantaeng tanggal 01-03 Nopember 2019 di Aula Kemenag Bantaeng peserta suluk 62 sekaligus penunjukan Ketua PC MATAN Bantaeng, ketua Wirhadi dan peresmian PC MATAN Kabupaten Bulukumba

Suluk Lutra 21-23/11/2019 (Kamis-Sabtu) jumlah peserta 24 org di Pesantren Hidayatul Asadiyah Babue Desa Tandung Kec Malangke

Suluk praSilatnas Jumat Ahad 07-09 Pebruari 2019 oleh PC MATAN karateker Takalar dgn jumlah peserta screening 98 orang dan dinyatakan lulus suluk 68 orang.

Suluk praSilatnas di Asrama Haji Sudiang dihadiri oleh Plt Ketum PP MATAN gus Hasan Habibie dan Sekjen gus iid sekaligus memonitoring kesiapan SILATNAS MATAN, 02-04/03 kemarin dan Alhamdulillah sdh terlaksana sesuai agenda.

Dari proses kaderisasi MATAN tsb maka kader2 alumni suluk di daerah ini sampai saat ini baru kisaran ribuan yg semoga sj tetap istiqamah melanjutkan cita2 masyayikh memasyarakatkan thareqah dan menthareqahkan masyarakat.

Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamit Thariq