Besok Menag Buka Silatnas Matan 2020

Seribuan kader Mahasiswa Ahluth Thariqah Al-Mu’tabarah An Nahdliyah (Matan) se-Indonesia akan mengikuti Silaturahim Nasional Matan di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulsel, Senin (2/3/2020).

Ketua Panitia Silatnas Matan, Mahmud Suyuti mengatakan tahun ini terbilang istimewa bagi para kader Matan khususnya di wilayah Sulawesi. Selain karena akan dihadiri langsung Menteri Agama RI, Jenderal TNI Purn Fachrul Razi, juga baru kali ini dilaksanakan di luar pulau Jawa.

Silatnas Matan yang akan digelar 2 sampai 4 Maret 2020, akan dihadiri Pimpinan Pusat Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah Habib Luthfi bin Yahya, Pimpinan Khalwatiyah Syaikh Yusuf al-Makassary Al-Habib Syaikh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Makka, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Anwar Abubakar, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Bantaeng Ilhamsyah Azikin, Rektor Unhas Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Husain Syam, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, dan Rektor Universitas Islam Makassar Majdah Muhyiddin Zain.

Silatnas Matan tahun ini bertajuk ‘Matan Berdaya, Indonesia Maju’.

Karena ini yang pertama di Sulsel, tentu kami akan memberikan yang terbaik agar acara ini terselenggara dengan penuh semangat. Ini sejarah,” kata Mahmud, ditemui di Asrama Haji Sudiang, Minggu (1/3/2020).

Adapun pembukaan Silatnas Matan, akan berlangsung Senin (2/3/2020) pukul 19.00 WITA, oleh Menag RI Jenderal TNI Purn Fachrul Razi.

Menurut dia, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Matan yang masih asing di Sulsel, sekaligus mentarekatkan masyarakat, dan memasyarakatkan tarekat.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Makasar, Ikbal Ismail mengatakan, pihaknya menyambut baik acara Silatnas Matan 2020 yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada para panitia yang telah memilih Asrama Haji sebagai pusat pelaksanaan Silatnas Matan 2020. Oleh karenanya, kami mengucapkan selamat atas pelaksanaan Silatnas 2020,” ujar Ikbal.

Sumber disini