Mursyid Tarekat dalam Mentarbiyah Tasawuf

Matan.or.id _ Syekh, guru tarekat lazimnya disebut mursyid memiliki silsilah sanad guru ke guru, dari syekh ke syekhnya terus menerus bersambung, tdk terputus sampai ke Nabi saw.

Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya

Karena itu mendapat ilmu dan talqin ijazah baiat dr mursyid sm halnya kt disambungkan ke Nabi saw sampe Tuhan, Allah swt.

Selain ilmu, ibadah pun demikian dan amalan lainnya septi zikir dlm tarekat harus mempunyai silsila sanad (ikatan yang muttasil) dari guru-mursyidnya yang terus bersambung sampai kepada Nabi saw.

Penisbatan (pengakuan adanya hubungan) seorang murid dengan mursyidnya hanya bisa melalui baiat talqin dan ta’lim.

Seseorang yang telah memperoleh baiat talqin zikir dari seorang mursyid, berarti dia telah masuk silsilahnya. Perumpamaan orang yg berzikir inilah seperti lingkaran rantai yg saling bergandengan hingga induknya, yaitu Nabi saw.

Jadi kalau induknya ditarik mk semua lingkaran yg terangkai akan ikut tertarik kemanapun arah tarikannya itu, dan karena silsilah para mursyid sampai kepada Nabi saw itu bagaikan sebuah rangkaian lingkaran2 anak rantai yg saling berhubungan.

Berbeda dengan orang berzikir yang belum baiat kepada seorang mursyid, ibarat anak rantai yg terlepas dari rangkaiannya.

mursyid tarekat

Wailallahi Turjaul Umur

Mahmud Suyuthi (FA)